...

Gempa Bumi: Sejarah, Dampak dan Mitigasi

15 05 2026 Bencana Gabrielle Ann 0 Likes Bagikan :

Deskripsi

Gempa Bumi: Sejarah, Dampak dan Mitigasi

Oleh:

Kurnia Nurul Hidayah, Olivia Ayu Sabrina

Indonesia merupakan negara kepulauan yang terletak pada pertemuan empat lempeng tektonik. Lempeng yang dimaksud adalah lempeng Benua Asia, Benua Australia, lempeng Samudera Hindia, serta Samudera Pasifik. Indonesia juga dikenal sebagai kepulauan yang istimewa (BNPB, t.thn.). Hal inilah yang membuat Indonesia kaya akan sumber daya kebumiannya dan disebut sebagai “jamrud khatulistiwa”. Akan tetapi, terdapat sisi lain yang dimiliki oleh Indonesia dan sudah tidak menjadi sebuah rahasia yaitu Indonesia berada pada The Pasific Ring Fire atau yang lebih dikenal dengan (Cincin Api Pasifik). Julukan tersebut menyebabkan Indonesia memiliki banyak sekali gunung api yang masih aktif dan sering terjadi bencana alam, terutama gempa bumi (Sungkawa, 2016). slot777

Menurut Badan Koordinasi Nasional Penanganan Bencana (2017, dalam Muttalib, 2019) menjelaskan bahwasanya gempa bumi adalah suatu peristiwa pelepasan energi yang menyebabkan dislokasi (pergeseran) pada bagian dalam bumi yang terjadi secara tiba-tiba. Gempa bumi dapat terjadi karena 3 hal, di antaranya gempa bumi yang berasal dari runtuhnya lubang-lubang interior bumi seperti lorong tambang dan lorong gua. Gempa bumi ini diketahui sebagai gempa bumi runtuhan dan jenis ini memiliki getaran yang sangat kecil. Kemudian, gempa bumi yang berasal dari aktivitas gunung api, yaitu akibat adanya pergerakan yang berasal dari magma yang berada di dalam bumi yang naik ke atas lubang. Gempa bumi ini disebut dengan gempa bumi vulkanik dan getaran dari gempa bumi ini memiliki pengaruh yang relatif kecil terhadap penduduk setempat. Terakhir adalah gempa bumi yang berasal dari pelepasan tenaga akibat terjadinya pergeseran sesar atau keelastisan pada lempeng samudra dengan lempeng benua. Gempa bumi ini dikenal sebagai gempa bumi tektonik dan memiliki getaran yang cukup besar (Sungkawa, 2016).

 Pada katalog gempa bumi signifikan dan merusak yang diterbitkan oleh BMKG Republik Indonesia, menjelaskan bahwasanya gempa bumi di Indonesia sudah terjadi sejak tahun 1821 dan mengalami peningkatan dengan lonjakan tertinggi berada pada tahun 2017 yang biasanya per tahun hanya terjadi sebanyak 5000 kali dalam satu tahun. Akan tetapi, pada tahun 2017 menjadi 7000 kali dan bahkan mengalami lonjakan menjadi 11.920 kali pada tahun 2018 (Setiyono, dkk., 2019). Gempa bumi yang baru saja terjadi di masa pandemi COVID-19 ini adalah gempa bumi yang terjadi di daerah Sulawesi Barat, yang terjadi pada tanggal 15 Januari 2021 (Hartono, dkk., 2021) https://dapodik.smpn1negara.sch.id/

Comment (0)