Seri Buku BRR - Buku 5 - Nias Membangun Jalan yang Jarang Dilalui
ACEH, SUMATERA UTARA, ACEH, SUMATERA UTARA 1 Likes Bagikan :
Buku Kejadian Bencana
Lompatan Kepulauan yang “Bergoyang”
Kepulauan Nias, gugusan 131 pulau dengan luas keseluruhan 5.625 kilometer persegi, merupakan wilayah terluar dan berada di bagian paling barat Indonesia pada posisi 10‐30 derajat Lintang Utara dan 97‐98 derajat Bujur Timur. Pulau paling terkenal sekaligus terbesar dan terbanyak penduduknya adalah Pulau Nias, dengan luas 5.449,7 kilometer persegi.1 Pulau‐pulau besar lain yang berpenghuni adalah Pulau Tanah Bala (seluas 36,97 km2 ), Pulau Tanah Masa (21,16 km2 ), Pulau Tello (18 km2 ), dan Pulau Pini (24,36 km2 ). Dari ratusan lebih pulau, hanya sekitar 20 pulau yang berpenghuni.
Nias masuk kategori 6 untuk wilayah di dunia yang sangat rentan terhadap gempa. Sejarah mencatat, kepulauan ini senantiasa bergoyang dilanda gempa bumi. Tak aneh kalau tempat ini dijuluki “The Dancing Islands”. Sebelum terjadi bencana tsunami dan gempa bumi, Nias masuk wilayah termiskin di Indonesia. Masyarakat Nias sering kali menyalahkan orang daratan Sumatera Utara sebagai penyebab keterpurukan mereka. Mereka berteriak, kue pembangunan tidak pernah terbagi rata di antara kota‐kota yang ada di dalam provinsi induknya tersebut.
Bencana tsunami 26 Desember 2004, disusul gempa bumi 28 Maret 2005, membawa Nias ke titik nadir pembangunan. Kemiskinan dan keterisolasian berbaur dengan bencana. Peristiwa alam yang tak terduga itu membuka mata pemerintah dan dunia internasional untuk memberikan pertolongan kepada Nias yang tidak berdaya.
Dokumen
Detail
Koleksi Teratas
Kejadian Bencana Terkait
Kejadian Index Bencana
-
Tidak ada integrasi dengan data DIBI